Sesuatu untuk Bonda
Penat… Jauh perjalanan, sudah smpi ke destinasi, berat hati meninggalkan sahabat2 di sana, namun aku harus teruskan perjuangan di sini. Kerna aku yang memilihnya. Sepanjang perjalanan dar KD ke Penang, tercetus idea utk menulis sesuatu untuk insan bergelar IBU.
Buat mak yang dikasihi,
Mungkin saat dan tika ini, kita tidak bersama, namun hatiku dan hatimu sentiasa satu. Seperti engkau ada dalam tiap langkahku, tiap nafasku, kerna aku lahir ke dunia ini kerna seorang ibu. Darah yang mengalir di dalam diriku juga, atas pengorbanan dan kesudiaanmu mengandungkan aku. Terima kasih mak.Mak yang tersayang,
Kalau aku bersedih dan kecewa, kau akan memeluk dan menenangkan aku, jika kita berjauhan, pasti akan ada ayat-ayat kasihmu yang seakan-akan menyelimuti aku dari terus merasa derita. Kalau aku gembira, engkaulah insan pertama yang dapat merasakannya. Kau akan mengingatkan aku, gembira dan duka itu ujian dan nikmat. Engkau kan berdoa untuk kami anak-anakmu agar tidak alpa dengan ujian dan nikmat Tuhan. Sungguh mulia hatimu mak. Kalau aku merasa tersisih, mak tidak pernah sesekalipon membiarkan aku terus sendiri dan tersisih. Bicaramu membuatkan aku terus kuat menghadapi dunia pinjaman ini…Mak yang dicintai,
Pernah suatu ketika, aku melihat wajah tuamu merasa penat dan derita. Ku cium dan ku dakap dirimu agar derita itu bisa pergi dan hilang dari mengganggumu mak. Izinkan aku menggalas sedikit beban dari kepayahanmu. Izinkan aku mak. Yang pergi tetap pergi. Aku berjanji, akan menggantikan tongkatmu yang hilang itu. Kerna aku tidak mahu mak penat dan lelah meneruskan hidup. Mungkin tidak serupa, tp kami akan berusaha untuk berjuang bersama mu mak. Berilah sedikit ruang untuk aku dan abang memberi sedikit kebahagiaan buat dirimu. Kerna pengorbananmu terlalu banyak. Dan senyuman yang mak berikan pada kami sungguh bermakna kerna senyuman itulah yang memberikan kami kehidupan ini.Mak,
Maafkan aku dan adik beradik yang lain kerna mungkin terkadang hatimu tercalar dan bersedih. Maafkan kami yang alpa, ampunkan kami anak-anakmu. Kami doakan mak berbahagia selama-lamanya. Sentiasa dalam kasih sayang Allah dan dipanjangkan usia. Terima kasih atas segala kata bicara, pelukan manja, gurau senda, amarahmu kerna kedegilan dan kenakalan serta segala-galanya yang dikau berikan kepada kami mak. Tak terbalas segala pengorbananmu mak. Ku harap aku juga bisa menjadi ibu yang terbaik untuk anak-anakku seperti mak. I love you so much mak…Buat mak… Dari anak-anakmu Mohd Asrol, Hafizah, Huda, Sufi dan Faiz
Nukilan ~ Fiza 3.25pm
Comments(8)







